Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan

26 Februari 2013

Layanan LivesOn Bikin Orang Meninggal Tetap Eksis di Twitter

Satu kalimat untuk layanan bernama 'LivesOn' ini, ada-ada saja! Bagaimana tidak, layanan online ini bisa membuat pengguna untuk terus eksis di Twitter bahkan saat user telah meninggal dunia.

Tentu saja ketika seseorang telah meninggal, ia sudah terputus dengan urusan duniawi, termasuk untuk mengelola akun Twitternya. Namun dengan LivesOn, layanan ini nantinya akan mengambil alih akun Anda secara otomatis. Jadi kicauan yang diposting seolah-olah dari pengguna aslinya.

Dalam situsnya, LivesOn mengaku bekerja dengan menganalisis tweet-tweet terdahulu dari si pengguna. Layanan ini coba mempelajari apa yang Anda sukai, kebiasaan, dan hal-hal pribadi lainnya.

Dari sinilah, LivesOn begitu dekat dengan pengguna. Jadi ketika si pemilik akun sudah tiada, maka sistem akan mengambil alih dengan memposting tweet-tweet seakan si pemilik akun tengah ngetweet dari lubang kubur.

"Selama bertahun-tahun dengan kemajuan teknologi dan platform, kita kini dapat lebih intim dalam cara kita berkomunikasi," ujar Dave Bedwood, kreator LivesOn kepada ABC News, seperti dikutip detikINET, Senin (25/2/2013).

Bedwood tak bekerja sendiri. Ia mengaku menciptakan artificial intelligent (kecerdasan buatan) di LivesOn dengan menggandeng para ahli dari Queen Mary University, London.

"Kami tidak seperti yang sebagian orang-orang pikir, coba membawa mereka yang telah mati dan memposting tweet," imbuh Bedwod.

"Kami juga memerlukan orang yang masih hidup untuk membuat karya ini karena mereka harus membantu melatih dan mengembangkan akun LivesOn mereka," lanjutnya.

Layanan LivesOn rencananya akan dirilis pada bulan Maret mendatang. Bedwood pun mengimbau, para pengguna jangan lantas takut dengan kehadiran mereka yang sudah tiada di media sosial, seperti Twitter.

"Bagi saya, hal ini tidak aneh seperti kepercayaan dari agama yang menyebut adanya kehidupan lain setelah kematian. Ini hanyalah perkembangan dari zaman kita, mari kita mengeksplorasi itu," pungkasnya.

30 November 2012

Mengintip Fitur Terbaru Blackberry Messenger 7

Generasi terbaru layanan messaging BlackBerry Messenger siap diluncurkan Research in Motion (RIM). BlackBerry Messenger 7 ini membawa sejumlah fitur baru yang tidak ada di generasi BBM terdahulu. Apa saja?

Salah satu yang sudah banyak dibicarakan adalah fitur voice call yang disebut juga sebagai BBM Voice. Ya, melalui jaringan WiFi, user bisa langsung melakukan panggilan gratis dari BBM.

Pengguna bisa juga melakukan voice call dan BBM secara bersamaan melalui split screen. Layanan ini juga kompatibel dengan aksesoris untuk melakukan panggilan suara, seperti headset.

Selain itu, pengguna juga dapat menolak panggilan dan membalas secara cepat melalui BBM jika situasi sedang tidak memungkinkan. Misalnya saat sedang rapat atau kegiatan lain.

Meski penampilan dan fungsinya bertambah, BBM 7 diklaim tetap familiar seperti generasi sebelumnya. Saat ini, BBM 7 masih dalam tahap beta dan direncanakan sudah bisa rilis menjelang akhir tahun ini.

"Selain di OS BlackBerry 10, BBM 7 ini bisa dipakai di ponsel BlackBerry OS 6 dan OS 7. Kemudian juga BlackBerry OS versi yang lebih lama di masa depan," kata T.A Mc Cann, Vice President BBM RIM di acara BlackBerry Jam yang sedang berlangsung di Bangkok.

Fitur BBM memang akan tetap menjadi salah satu andalan BlackBerry. Kehadiran BBM 7 sendiri hampir berbarengan dengan akan dirilisnya handset BlackBerry 10 akhir Januari mendatang.

Sumber: detikInet

27 November 2012

Israel, Jepang dan Korsel Lenyap Peta Bing

Ramai-ramai pembicaraan tentang eksistensi negeri Zionis Israel di dunia serta serangan mereka ke Jalur Gaza, di dunia cyberpun keberadaan Israel mengundang kontroversi. Info terbaru, Negeri Israel lenyap di aplikasi peta microsoft. Selain Israel, Jepang dan Korea Selatan pun ikut hilang dari peta microsoft.

Untungnya hal itu hanya terjadi para aplikasi peta Bing yang ada di sistem operasi Windows Phone 8. Sedangkan Bing Map versi lain masih bisa menunjukkan ketiga negara itu dengan benar.

Di Windows Phone 8, Bing Map versi terbaru menggunakan data peta dari Nokia Navteq yang seharusnya bisa menampilkan lokasi dengan presisi. Namun entah mengapa di beberapa ponsel tertentu Israel, Jepang, dan Korea Selatan tidak bisa ditampilkan

Merespon kejadian ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak microsof tentang adanya bug di aplikasi peta mereka. Atau jangan-jangan microsoft sudah tidak mengakui israel lagi? he he he. Kita tunggu perkembangan selanjutnya.

Sumber: detikInet

    Followers